Jumat, 22 Maret 2013

PENGUKURAN NADI


PENGUKURAN NADI
Nadi adalah aliran darah yang menonjol dan dapat diraba di berbagai tempat pada tubuh. Nadi merupakan indicator status sirkulasi. Sirkulasi merupakan alat melalui apa sel menerima nurtien dan membuang sampah yang dihasilkan dari metabolism. Supaya sel berfungsi secara normal, harus ada aliran darah yang kontiyu dan volume sesuai yang didistribusikan darah kesel-sel yang membutuhkan nutrient. Denyut nadi dapat dibedahkan menjadi 2 yaitu: Apikal dan Perifer. Nadi radialis dan Apikal merupakan tempat yang paling sering di gunakan untuk mengkaji frekuensi Nadi. Denyut nadi Apikal adalah denyut nadi yang dirasakan di Apexs jantung . Denyut nadi perifer adalah denyut nadi yang dirasakan pada perifer tubuh seperti, Leher, pergrlangan, dan kaki. Pada klien yang sehat denyut nadi perifer sama dengan denyut jantung. Perubahan kesehatan klien dapat memperlemah denyut perifer dan membuatnya sulit untuk dideteksi. Sehingga pengkaji denyut nadi Perifer merupakan suatu komponen penting dalam pengkajian kesehatan menyeluruh.
Lokasih denyut nadi perifer yang paling umum digunakan adalah denyut radial. Palpasi denyut Radial dilakukan dengan meletakkan Tiga ujung jari pada Pergelangan anterior sepanjang tulang Radius. Jika denyut teratur, maka hitung lah denyut selama 30 detik.  Jika denyut tidak teratur , hitunglah denyut selama 1 menit penuh.
Pemeriksaan nadi sebaik nya dilakukan dalam keadaan tidur atau istirahat. Periksaan nadi dapat disertai dengan pemeriksaan denyut jantung u/ mengetahui adanya pulsus deficit yaitu denyut jantung yang tidak cukup kuat untuk menimbulkan denyut nadi sehingga kecepatan denyut jantung lebih tinggi dari pada kecepatan denyut nadi. Takikardi adalah kasus dimana denyut jantung lebih cepat dari pada kecepatan normal.Penilaian denyut jantung yang lain adalah takikardi sinus yang ditandai dengan 10-15 denyut dari menit kemenit, dan takikardi supraventikular proksimal yang ditandai dengan yang sulit dihitung karena terlalu cepat atau lebih dari 200 x /menit.
            Di samping takikardi terdapat bradikardi yang merupakan frekuensi denyut jantung lebih lambat dari normal. Dalam penilaian bradikardi terdapat bradikardi sinus dan bradikardi relative yaitu apabila denyutan nadi lebih sedikit di bandingkan kenaikan suhu. Pemeriksaan nadi yang lain adalah iramanya yaitu apakah iramanya normal atau tidak. Disritmia sinus merupakan ketidak teraturan nadi, denyut nadi lebih cepat disaat inspirasi dan akan lebih lambat saat expirasi. Kemudian apabila teraba nadi sepasang-sepasang dinama kan pulsus bigeminus dan apa bila teraba tiga kelompok disebut pulsus Trigeminus.
Cara memeriksa denyut nadi
Alat dan bahan
1.      Arloji(jam) atau stop watch
2.      Buku catatan nadi
3.      Pena
Prosedur kerja
1.      Jelaskan prosedur pada klien
2.      Cuci tangan
3.      Atur posisi pasien
4.      Letakkan kedua lenganterlentang disisi tubuh
5.      Tentukan letak arteri ( denyut nadi yang akan dihitung)
6.      Periksa denyut nadi atau (arteri) dengan menggunakan ujung jari telunjuk,jari tenga, dan jari manis. Tentukan frekuensinya permenit dan keteraturan irama dan kekuatan denyutan
7.      Catat hasil
8.      Cuci tangan setelah prosedur dilakukan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar